Tuban – 20/12/2019 MI Hidayataun Najah mengadakan agenda enam bulan sekali, yaitu Rapat Kerja (Raker). Sebagai kegiatan rutin, tujuan dari agenda tersebut adalah untuk melakukan evaluasi dan solusi dari permasalahan atau kendala yang dialami selama enam bulan lewat. Dalam agenda ini berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 20 sampai 21 Desember 2019

Raker ini di ikuti oleh semua Asatid , dan seluruh pegawai MI Hidayatun Najah. Semua hadirin antusias dalam mengikutinya. Evaluasi satu persatu disampaikan oleh setiap bidang yang bertanggung jawab, mulai dari kepala madrasah (Kamad), wakil kepala bidang kurikulum (Wakakur), wakil kepala bidang kesiswaan (Wakasis), wakil kepala bidang humas (Wakahum), koordinator kepala bidang al-Qur’an (Koord Qur), wakil kepala bidang sarana dan prasarana (Wakasapras),  tata usaha (TU) dan administrasi bendahara.

Di hari pertama penyampaian evaluasi dan solusi oleh Kamad dan Wakakur. Sebelum Raker dimulai Kamad memberikan pengarahan tentang tugas dan tanggung jawab guru. Tugas guru adalah melakukan perencanaan, action dan evaluasi. Sedangkan tanggung jawab guru adalah melaksanakan tugas untuk mendidik, membimbing, melatih, mengajarkan, melakukan pendampingan dan evaluasi sesuai dengan model pendidikan yang telah ditetapkan.

Sebagai seorang guru setidaknya harus memiliki rasa tanggung jawab sesuai dengan Sosialiasai Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapakan. SOP ini sangat penting, hal ini untuk mengedepankan kualitas prima yang diberikan oleh lembaga kepada wali murid, maupun pihak berkepentingan yang lain.

Lanjut ke Wakakur beberapa point penting yang menjadi evaluasi di antaranya:

Pertama, Program Gerakan literasi siswa (GLS). Program ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa pada anak-anak agar gemar membaca, dan diharapkan anak-anak bisa menuangkannya dalam tulisan dari apa yang dibaca, sehingga setiap karya tulisan anak akan dibukukan.

Kedua mengenai rencana pembelajaran. Hal ini terkait dengan materi, ulangan, pengayaan, PTS dan PAS yang masih perlu penyempurnaan.

Di hari kedua Raker, evaluasi dan solusi dilanjutkan oleh wakasis, wakahum, Koord Qur, Wakasarpras, TU dan  administrasi bendahara. Evaluasi berkaitan tentang program-program yang telah dicanangkan di awal tahun pelajaran. Untuk  wakasis salah satunya adalah adanya PPDB MI Hidayatun Najah yang bisa dilakukan baik secara offline dan online yang akan dimulai pada 15 Januari 2020

Dilanjutkan oleh  koor qur ini mengungkapan bahwa setiap guru, baik itu guru ngaji ataupun tidak, harus terus meningkatkan kualiatasnya.. Hal ini sangat pentig untuk meningkatkan kualitas karena guru yang baik adalah selalu mengupgrade diri.

Di akhir agenda Kamad berpesan diharapkan bagi seluruh ustadz dan ustadzah dapat meningkatkan kualitas diri dan selalu berinovasi dalam mempersiapkan generasi penerus yang unggul, sholih, dan kreatif.

Penulis : Nurul Uktafianis Sa’adah

Editot : Wak Opi

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of