Tuban, 6 Januari 2020 – Weekend is over, it’s Monday time to school. Suara deru kendaraan sudah mulai terdengar di halaman parkir sekolah pertanda para peserta didik mulai datang silih berganti, pastinya mereka mendapat sambutan hangat dan senyum manis dari para guru, gayung bersambut para peserta didikpun sangat excaited menyalami guru-guru yang sudah menyambut mereka di depan gerbang sekolah.

Senin perdana pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB. Terdengar komando dari pelatih upacara mengkondisikan barisan. Upacara yang dilaksanakan berlangsung dengan hikmat dan tertib diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 1- 6 dan seluruh guru. Untuk petugas upacara bendera adalah siswa Kelas V (lima) sedangkan sebagai pembina upacara adalah Kepala Madrasah Ustadzah Siti Umi Choiriyah, S.Pd.I. bendera.


Upacara bendera bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti dan karakter bangsa kepada para peserta didik, terutama nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan. Pengibaran bendera Merah putih merupakan kegiatan inti dalam pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini ditunjukkan untuk menumbuhkan karakter gotong royong dan kebersamaan tim pengibar bendera.
Kegiatan selanjutnya adalah mengheningkan cipta, kegiatan ini dilakukan dengan membaca do’a yang ditujukan untuk pahlawan Indonesia. Selain itu mengheningkan cipta ini bertujuan agar peserta didik mampu meneladani jiwa patriotisme para pejuang, serta menumbuhkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara melalui jasa para pahlawan Indonesia.
Pembacaan teks pancasila dan Undang-undang dasar 1945 juga merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan. Pasalnya kegiatan ini bertujuan agar peserta didik senantiasa mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan mengetahui tentang Undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945.
Kepala Madrasah, dalam amanatnya menyampaikan pergantian cuaca dari musim panas ke musim hujan kadang dapat mengganggu daya tahan tubuh manusia. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan yang dimulai dari kesadaran perilaku sehat diri sendiri dan diperlukan pula kesadaran seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dimulai dengan hal-hal sederhana diantaranya; membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kamar mandi secara berkala, menjaga kebersihan kelas dan menata pencahayaan ruang kelas supaya tidak pengap. Memiliki lingkungan sekolah yang bersih adalah dambaan bersama, dengan harapan tercipta suasana belajar di sekolah yang aman, nyaman dan sehat. Di akhir amanatnya Kepala Madrasah mengajak seluruh peserta upacara melakukan tepuk sehat dengan jargon “aku sadar hidup sehat bersenangat. Horeee….”

Reporter: Anis
Editor: U_CH

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of