Ahirnya hilang sudah kepenatan diwajah mereka setelah  dua minggu berkutat dalam fokus konsentrasi dan hafalan. Ujian PAS dilaksanakan selama sepekan namun sepekan sebelumnya mereka sudah mengikuti ujian Tilawati, Qur,an dan SKUA.

Dan sudah sepantasnya mereka mendapat hiburan untuk sekedar merefresh pikiran mereka seusai ujian. Seperti biasa panitia akan menyiapkan lomba-lomba yang seru.

Namun ternyata refresing kali ini bukan hanya dengan lomba antar kelas, tapi juga ada nonton bareng bioskop tiga dimensi.

Setelah semua direncanakan dengan matang dan jelas seluruh teknisnya. Kini saatnya mengumumkan kepada anak-anak. Ini adalah moment yang paling penting untuk memancing rasa penasaran dan antusias anak dan tentunya gurunya pun harus antusias dan ekspresif, karena ekspresi guru juga sangat mempengaruhi semangat mereka.

Anak-anak sangat bersemangat semua ikut membeli tiket nonton bareng. Karena bagi mereka menonton bioskop bersama teman-teman sekolah bukanlah suatu hal yang biasa terjadi. Apalagi bertempat dikelas mereka sendiri yang disulap menjadi Gedung bioskop.

Pagi-pagi mereka sudah menyambut didepan gerbang, memanggil dari kejauhan dan berlarian menghampiri,menyalami dan menyapa, tingkah mereka ini membuat tersenyum gemas, ini menunjukkan betapa tidak sabarnya mereka.

Bioskopnya dimulai jam 08.30 dan akan dibagi menjadi beberapa kloter. kloter pertama adalah kelas I, kelas II lalu kelas III. Sedangkan untuk kelas 4-6 menontonnya hari berikutnya.

Kelas satu berbaris dengan rapi dengan dibimbing ustdzahnya untuk mengantri masuk dan kelas dua masih dikelas mendengarkan teknis dan rute antrian.

Selama menunggu antrian masuk, anak-anak duduk rapi di depan ruangan bioskop. Beberapa dari mereka ada yang mengeluh kelamaan menunggu, untungnya ada hiburan musik yang diputar oleh panitia dan ada beberapa anak yang berjoged dan bergoyang dengan riangnya didepan teman-temannya, para pengantri dibuat tertawa terpingkal-pingkal oleh tingkah mereka.

Tak berapa lama kloter pertama pun keluar, mereka keluar dengan tertib tanpa saling mendorong. Lalu kloter kedua pun masuk. Sampai diruangan anak-anak mendapat kacamata 3D dan  permen lollipop dari  tim. Setelah semua siap, lampu lalu dimatikan, kelas mnjadi gelap seperti Gua tanpa lampu.

Layar mulai menyala, film pertama yang diputar adalah Dynosaurus. Kami seperti berada ditengah-tengah hutan yang belum pernah dirambah oleh manusia, lalu dikagetkan dengan dinosaurus raksasa dan terombang ambing diantara mereka. sesekali kami hampir termakan dan terinjak oleh dinosaurus itu.

Film kedua adalah tentang kehidupan satwa liar zaman dulu. Di film itu kami diajak bertemu satwa-satwa langka, kami menyusuri hutan liar, terbang keudara bebas bersama burung burung, menyelam dilautan dalam dan bertemu dengan mamalia laut. Merinding rasanya, karena hewan itu seperti benar-benar terasa didekat kita. Bahkan tangan anak-anak kompak melambai seperti ingin mengelus hewan-hewan laut itu.

Film berikutnya adalah film aksi yang memacu andrenalin. kami seprti diajak bergerak cepat, berlari, melompat dan mengendarai motor dengan kencang untuk menghindari musuh dalam helikopter yang terus menembak dan melempar bom. Di film ini anak-anak muslim lebih antusias dan bersorak semangat daripada anak muslimah.

Jet coaster rusak adalah film selanjutnya, film yang paling menguras suara anak karena banyak berteriak. Di film ini kita seperti berada dalam jet coster yang rusak berantakan, jungkir balik dan hampir -hampir jatuh dari tebing tinggi, jatuh dalam tambang yang penuh lahar panas dan ditelan ular raksasa yang sangat menyeramkan.

Ada juga film edukasi sejarah. Di mana kita dibawa pada masa 10 November  bersama bung tomo dan kawan-kawan Arek Suroboyo dalam menaklukan sekutu yang akan merebut kemerdekaan. Suasana menjadi tegang sebagian anak-anak ada yang melepas kacamatanya karena takut terlarut dalam suasana sedih dan mencekam.

Lalu film terahir adalah kita seperti berada dalam suasana diskusi  penting dan deplomatis dari para penggede NKRI. Saat-saat perumusan teks proklamasi dan moment mengharukan saat pernyataan kemerdekaan oleh bapak proklamator kita Ir. Soekarno.

Syukurlah mereka semua senang dan terhibur. Dan ini adalah paket lengkap karena ada sesi hiburan dan sesi edukasi. Anak senang, guru tenang, orang tua bahagia.

penulis : Istiadah

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of